Sabtu, 25 September 2010

CHEMICAL PEELING (oleh: dr. Frans X Widjaja)

CHEMICAL PEELING
Chemical peeling biasa digunakan untuk permasalahan penuaan, disamping itu juga dapat meningkatkan tekstur kulit, mengurangi hiperpigmentasi dan kerut ringan. Peeling juga berguna untuk acne, rosasea dan melasma. Pada tahun 2006 pelling menjadi prosedur kosmetik kedua dari botox.
Chemical peeling dikategorikan berdasarkan kedalaman lapisan: superficial, medium, deep. Peeling superficial mengakibatkan nekrosis seluruh lapisan epidermis dari stratum granulosum hingga stratum basalis. Peeling medium-depth mengakibatkan nekrosis epi dermis dan dermis papilare. Sedang peeling deep hingga lapisan dermis retikular.

PEELING SUPERFICIAL
Zat yang digunakan sangat bervariasi seperti alfa hidroksi acid (AHA), beta hidroksi acid (BHA), Jessner, Jessner modifikasi, resorsinol, trikloroasetic acid (TCA). Semua zat ini mengakibatkan deskuamasi, meningkatkan siklus sel. Cairan ini membuang lapisan superficial korneum.
AHA dan BHA
AHA dan BHA adalah asam organik yang dapat mengakibatkan eksfoliasi dan mempercepat siklus sel. Penulis telah membuktikan bahwa AHA dan BHA dapat memperbaiki pigmentasi freckles, lentigo, kerut ringan juga keratosis actinic dan seboroik.
Pada penelitian tahun 1970 an diketahui bahwa AHA mempengaruhi keratinisasi epidermal. AHA dan BHA mempengaruhi kohesivitas korneosit dimana cairan ini mengubah Ph kulit. Saat AHA, BHA konsentrasi tinggi diaplikasikan, hasilnya keratinosit akan lepas dan terjadi epidermolisis. Pada konsentrasi rendah dapat mengurangi kohesi interkorneosit secara langsung pada lapisan diatas lapisan granulosum, deskuamasi. Dalam hal ini terdapat 2 efek yaitu mempercepat siklus sel dan meningkatkan deskuamasi sehingga dapat memperhalus permukaan kulit dan menipiskan hiperpigmentasi
AHA
AHA adalah komponen yang mengandung rantai hidroksi di posisi alfa. Kelompok ini termasuk glycolic acid dari asam laktat, asam sitrat, phytic acid, citrus fruit
Glicolic acid
Popular disebut ‘lunchtime peel’ karena pasien dapat melakukan peeling selama makan siang dan dapat kembali bekerja. Peeling ini merupakan chemical peeling superficial yang sangat popular karena keefektifan dan mudah digunakan,
Pada tahun 1996 Ditre menunjukan bahwa AHA secara histology 25% meningkatkan ketebalan kulit, meningkatkan mukopolisakarida dermis, memperbaiki kualitas serat elastin dan meningkatkan ketebalan kolagen .
Pada faktanya menurut Kim dkk glikolik acid meningkatkan proliferasi fibroblast dan meningkatkan kolagen in vitro. Kadang-kadang digunakan pada pasien acne.
Tidak seperti peeling lain, Glikolic acid harus dinetralisasi untuk mencegah efek terbakar. Karena itu peeling ini baik digunakan untuk area yang kecil, tidak digunakan pada area yang besar ditubuh. Karena aplikasi harus cepat dan dinetralisir dengan cepat.
Lactic acid
Merupakan kelompok AHA yang sering terkandung pada produk pelembab. Tidak biasa digunakan pada office peel. Lactic acid dihipotesa menjadi bagian dari pelembab natural kulit yang berperan pada hidrasi kulit. Pada satu penelitian didapat juga dapat meningkatkan ketebalan dan kelembutan kulit, tekstur dan kelembaban pada konsentrasi 5-12% lactic acid. Efeknya hanya terbatas pada epidermis tidak sampai dermis.



BHA
Juga dikenal dengan sebutan asam salisilat. Formula ini juga tersedia OTC sehingga dapat digunakan dirumah dengan konsentrasi 0,5-2%.
Asam salisilat biasa digunakan dengan konsentrasi 20-30% untuk office peel. Peeling ini mengatasi kerut halus, menyamarkan pigmentasi . Fungsinya hampir sama dengan AHA. BHA memiliki sifat antiinflamasi sehingga iritasi juga lebih sedikit disbanding AHA. Karena sifat ini BHA juga dapat digunakan untuk rosasea dan acne.
BHA juga memiliki efek pencerahan namun juga tetap ada resiko hiperpigmentasi. Triknya adalah gunakan peeling yang cukup kuat sehingga efektif namun jangan terlalu kuat karena dapat memicu inflamasi.
Sifat BHA yang tidak dimiliki AHA adalah lipofilik sehingga dapat penetrasi ke sebacea, pori, folikel rambut. Sedang AHA yang larut dalam air tidak memiliki sifat komedolitik. Jadi BHA lebih memilike efek komedolitik yang kuat dibanding AHA.
Reaksi yang terjadi setelah peeling BHA adalah frosting karena presipitat asam salisilat.
Saat melakukan peeling jangan diberi kipas angin karena akan menguapkan bahan peeling sehingga akan mengurangi efeknya.
Karena peeling BHA tidak perlu dinetralkan jadi dapat digunakan untuk area yang luas misalnya di punggung, namun perlu diperhatikan akan timbulnya salisilism dengan tanda-tanda mual, disorientasi, telinga berdengung.

EVALUASI DAN PERBANDINGAN SEDIAAN HIDROKSI ACID
Aspek yang paling penting mengenai kekuatan chemical peeling adalah jumlah asam yang bebas. Jumlah asam yang bebas dipengaruhi oleh konsentrasi cairan peeling, pKa, Ph, perlu tidaknya peeling dibuffer. Karena hal kompleks ini maka glikolic acid 30% dari satu perusahaan tidak sama dengan perusahaan lain.
Pentingnya pKa
pKa adalah pH dimana level asam bebas sama dengan level garam yang membentuk asam. Saat pH IV.
CAIRAN JESSNER
Kombinasi dari resorsinol 14g, asam salisilat 14g, asam laktat 14g dalam etanol 95% untuk membuat cairan 100 cc. Kekuatan peeling ditentukan berapi lapis yang dioleskan. Cairan peeling ini tidak perlu dinetralisir.
EFEK SAMPING PEELING SUPERFISIAL
Eritem, gatal, kulit sensitive,epidermolisis. Peeling dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan jika digunakan dalam konsentrasi tinggi, frekuensi yang sering. Kemungkinan terjadinya hiperpigmentasi pasca inflamasi sangat jarang, untuk memperkecil kemungkinan tersebut dapat diberikan tretinoin dan tabir surya sebelumnya.


PEELING MEDIUM
Trikloroasetat acid 10-40%
TCA menjadi popular tahun 1960. TCA 10-15% digunakan untuk diskromia, kerut halus , dan memperhalus kulit. TCA 35-40% menyebabkan nekrosis epidermal-dermal tanpa toksisitas sistemik. Pasien dengan kulit gelap jangan peeling TCA karena resiko hiperpigmentasi pasca inflamasi.
Reaksi setelah peeling TCA terjadi frosting karena denaturasi protein yang menjadi tanda peeling harus dihentikan. TCA dapat digunakan tunggal atau dikombinasi dengan glycolic acid untuk mencapai lapisan yang lebih dalam. Waktu penyembuhan TCA 5-7hari sedang TCA-glikolik acid 7-10hari.
TCA peeling tersedia berbagai merek, ada yang memiliki indikator terjadinya frosting contohnya obagi blue peel. 1-2 lapis menghasilkan peeling superficial, 3-4 lapis menghasilkan peeling medium.

TCA peel

Obagi blue peel

EFEK SAMPING
Pasien harus diinformasikan bahwa kulit mereka akan tampak buruk setidaknya untuk 10 hari setelah peeling medium. Saat 1-2hari pertama kulit menjadi sedikit merah. Pada hari 3-4 kulit menjadi lebih gelap, hari ke 5 kulit akan terkelupas. Pengelupasn ini berakhir pada hari ke 10.
Kontra indikasi untuk dilakukan peeling medium adalah kulit tipe gelap, pasien yang baru mendapat terapi laser .
Pasien dengan lentigo, sementara setelah peeling akan hilang, namun akan muncul lagi Karena melanosit yang menyebabkan pigmentasi ini posisi nya dibawah lapisan yang dipeeling. Maka itu baik setelah chemical peeling dapat diberi tabir surya dan retinoid, hidroquinon atau pemutih lain.
Pasien dengan riwayat herpes simplex dapat diberi antivirus

KOMBINASI PEELING SUPERFISIAL DAN MEDIUM
Kombinasi yang digunakan sangat bervariasi termasuk glycolic acid ditambah TCA (Coleman peel) dan Jessner ditambah TCA (Monheit peel). Aplikasi jesner diawal untuk mengurangi kohesi sel epidermal sehingga penetrasi TCA akan lebih baik.Kombinasi ini juga baik untuk fotoaging termasuk lentigo, masalah pigmentasi lainnya.
Dr Harold mempopulerkan CO2 solid (dry ice) diikuti TCA 35% menyebabkan konsistensi epidermal terganggu sehingga hasilkan penetrasi TCA yang dalam.

PEELING DEEP
Modifikasi fenol disebut Stone Venner-Kellson Peel yang terdiri dari fenol, croton oil, olive oil dan cairan septisol. Namun peeling ini tidak banyak dilakukan karena tergantikan dengan laser.

Acne (oleh :dr.Frans X Hery Widjaja)

Acne vulgaris merupakan kelainan kulit yang biasa, proses multifaktor yang melibatkan unit pilosebasea. Lebih dari 17juta orang dan 75%-95% remaja menderita acne tiap tahunnya di USA. Sekitar 12% wanita menderita acne sampai usia 44 tahun, pada pria hanya 3%. Aspek psikososial atau distress psikologi dapat memicu acne. Banyak pasien mencari suatu terapi karena kecemasan akibat acne. Bergantung pada derajat keparahan acne menjadi masalah utama bagi pasien dengan kelainan dismofik.

PATOFISIOLOGI ACNE
Komedogenesis dan acnegenesis adalah suatu proses yang berhubungan satu sama lain. Inflamasi dari epitel folikel yang melepaskan materi hiperkeratin dalam folikel yang menghasilkan pustule dan papul,yang merupakan karakter dari acnegenesis.
Komedogenesis digambarkan sebagai reaksi folikular noninflamasi yang mengakibatkan hiperkeratosis folikel, dan mendahului terjadinya acnegenesis. Karena etiologi lesi bervariasi tiap individu, jadi sulit untuk mengidentifikasi penyebab dasar acne. Namun terdapat 3 faktor yang harus diidentifikasi. Faktor primer penyebab bekerja saling terkait dan dimediasi oleh pengaruh keturunan dan hormonal.

HIPERAKTIFITAS KELENJAR SEBASEA
Sebum secara berkelanjutan disintesa oleh kelenjar sebasea dan disekresikan ke permukaan kulit melalui folikel rambut. Ekskresi lemak oleh kelenjar sebasea dikontrol oleh hormon. Kelenjar sebasea terdapat di seluruh tubuh namun terbesar dan terbanyak di wajah, punggung, dada,bahu. Kelenjar ini menjadi lebih aktif pada masa pubertas karena peningkatan androgen khususnya testosterone yang memicu produksi sebum. Ketidakseimbangan produksi dan kapasitas sekresi sebum menyebabkan penyumbatan sebum yang diikuti dengan terjadinya inflamasi.
Hormon mempengaruhi aktivitas kelenjar sebasea sampai dewasa. Pada laki-laki, sekresi lipid diatur oleh testosterone. Pada wanita, peningkatan hormon lutein kemudian terjadi ovulasi yang mendorong aktivitas kelenjar sebasea. Sekresi sebum yang tinggi memicu acne 2-7 hari sebelum menstruasi.
Dugaan bahwa sebum berperan pada acnegenesis ditunjang oleh beberapa fakta termasuk banyaknya komedo, data menunjukan jika diinjeksikan ke kulit dapat menyebabkan inflamasi, dan dilaporkan produksi sebum tinggi pada orang dengan acne berat. Selanjutnya obat-obat yang menghambat aktivitas kelenjar androgen seperti antiandrogen, estrogen, retinoin oral menjadi penanganan yang baik untuk mengendalikan acne.
Downing dkk menyatakan bahwa konsentrasi linoleic acid yang rendah berhubungan dengan produksi sebum pada pasien acne. Defisiensi ini berkontribusi menurunkan fungsi barier epitel dan hiperkeratosis folikel sehingga memicu terjadinya acne.

PERUBAHAN KERATINISASI FOLIKEL
Proses pematangan keratinosit dan penumpukan eksfoliasi di dalam folikel menjadi awal dari pembentukan komedo. Keratinosit menyumbat folikel/pori menghasilkan komedo hitam jika pori terbuka atau komedo putih jika pori tertutup. Sumbatan pori merupakan sumber nutrisi untuk bakteri sehingga Propionibacterium acnes menyerang sumbatan pori. Sistem imun mengenali bakteri dan menghasilkan respon imun, kemerahan, pus sebagaimana yang terjadi pada reaksi inflamasi

PENGARUH BAKTERI
P.acnes telah disebut sebagai penyebab acne, padahal P.acnes biasa ditemukan sebagai flora normal diwajah individu dengan atau tanpa acne. Peran P.acnes secara detail belum diketahui jelas. Diketahui bahwa akumulasi sebum karena sekresi lipid berlebih dan hiperkeratosis di infundibulum menyebabkan peningkatan P.acnes disekitar folikel rambut. Adanya bakteri disekitar folikel rambut bukan penyebab langsung terjadinya acne. Lebih pada inflamasi yang disebabkan asam lemak bebas yang merupakan hasil pemecahan trigliserid. Enzim esktraselular lain seperti protease, hialuronidase berperan dalam proses inflamasi.
Terdapat bukti menunjukan bahwa P.acnes mensekresikan produk proinflamasi yang memicu TLR (toll like reseptor) sehingga mengakibatkan inflamasi.
unit pilosebasea normal

Sekilas info tentang Retinoid-HQ (oleh dr.Frans X Hery Widjaja)

Akhir-akhir ini memang banyak pemberitaan mengenai ditariknya beberapa produk kosmetik yang dijual bebas, karena mengandung bahan-bahan yang berbahaya dan dilarang. Ditambah informasi yang simpang siur di media massa akhirnya menimbulkan rasa takut pada masyarakat. Ada beberapa hal yang perlu diluruskan, karena masyarakat berhak mendapatkan informasi untuk memproteksi diri. Dari empat bahan yang dikatakan berbahaya (asam retinoat, merkuri, hidrokuinon, rhodamin), yang benar-benar berbahaya dan tidak boleh digunakan sama sekali pada kulit adalah merkuri dan rhodamin, karena merkuri adalah racun, sehingga tidak boleh digunakan sedikit pun pada kulit ataupun di konsumsi. Rhodamin adalah pewarna pakaian, dan karena kulit kita bukan pakaian, jadi janganlah kita mengoleskan rhodamin pada kulit kita.

Terdapat pernyataan bahwa krim yang mengandung asam retinoat berbahaya bagi janin.
Ini tidak sepenuhnya benar, ingat kita memberikan dalam bentuk cream yg dioleskan padal lapisan epidermis (yg tidak terdapat pembuluh darah) dan tubuh kita diciptakan dengan berbagai filter yg maha dasyat yg tidak begitu mudah bisa menembus janin (pada wanita yg mengandung)
cara pemberian obat, dioles dan dimakan jelas merupakan dua hal yang berbeda. Asam retinoat merupakan obat pilihan untuk mengobati beberapa permasalahan pada kulit, seperti jerawat ataupun keriput.

Namun bila digunakan tanpa pengawasan dokter ahli, dapat menimbulkan efek samping yang dapat memperburuk keadaan kulit. Asam retinoat yang dioles dapat menyebabkan kulit iritasi, namun tidak mempunyai efek membahayakan janin bila digunakan pada ibu hamil. Penelitian selama 10 tahun menunjukkan bahwa asam retinoat yang terserap masuk tubuh dari krim asam retinoat yang digunakan ibu hamil sangatlah sedikit, dan telah terbukti tidak menyebabkan gangguan apapun pada janin.

Lain halnya dengan teman dari asam retinoat yang merupakan turunannya yg diberikan secara di minum bernama isotretinoin, isotretinoin masih segolongan dengan asam retinoat, obat ini bila diminum dapat membantu mengontrol jerawat, namun bila dikonsumsi oleh ibu hamil dapat menyebabkan gangguan pada janin. Pendapat yang menyebutkan bahwa krim yang mengandung asam retinoat dapat menyebabkan gangguan pada janin jelas tidaklah tepat.

Hidrokuinon mempunyai efek dapat mencerahkan kulit, namun dikatakan dapat menyebabkan gagal ginjal dan okronosis (kulit menjadi berflek warna biru abu-abu). Hidrokuinon dapat menyebabkan efek samping bila digunakan dengan konsentrasi tinggi, seperti 10 persen. Konsentrasi yang biasanya digunakan oleh dokter adalah 2-5 persen, dan dari penelitian terbukti bahwa konsentrasi tersebut hampir tidak pernah menimbulkan okronosis, apalagi gagal ginjal.

Cara Aman Menyembuhkan Jerawat (oleh: dr. Frans X Hery Widjaja)

Jangan Dipencet!!!

JERAWAT dapat mengenai wajah, leher, dada, punggung, bahu dan lengan atas. Biasanya jerawat akan berkurang dalam beberapa tahun, walaupun tidak diobati. Jerawat yang tidak diobati dapat menginggalkan jairngan parut permanen. Untuk menghindari terjadinya jaringan parut, pengobatan sangatlah penting untuk dilakukan.

, acne atau jerawat adalah suatu keadaan di mana terdapat pori-pori yang tersumbat (komedo), jerawat bernanah dan juga benjolan yang besar pada beberapa bagian tubuh seseorang. Dia menjelaskan, jerawat terutama disebabkan oleh pengaruh hormon testosteron./androgen

Hormon ini akan merangsang kelenjar minyak kulit untuk membesar, menghasilkan minyak, yang akhirnya bisa menyumbat pori-pori, dan menjadi pertumbuhan kuman. Bila jerawatnya berat, terangnya, dapat membuat benjolan-benjolan berisi nanah yang disebut jerawat kistik. Jerawat ini lebih umum terjadi pada pria. Sementara pada wanita, jerawat pada waktu datang bulan biasanya di sekitar rahang dan dagu. “Jerawat tidak disebabkan oleh makanan.( masih kontroversi sih)

Namun bila dirasa beberapa makanan membuat jerawat memburuk, hindari makanan tersebutmencuci muka dengan sabun dapat membantu mengurangi terjadinya jerawat. Mencuci wajah terlalu sering dan penggunaan sabun bayi dapat membuat jerawat semakin parah. Untuk mengobati jerawat, dokter akan memberikan obat oles berupa krim, toner, ataupun jel yang dapat membantu menghilangkan sumbatan pada pori-pori dan mengurangi bakteri yang ada. “Produk perawatan ini pada beberapa kasus dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan mengelupas, ataupun jerawat semakin banyak.

Namun tak perlu khawatir, karena hal tersebut normal terjadi, dan merupakan proses untuk menghilangkan semua jerawat dan bakal jerawat,” . Selain produk perawatan, pengobatan khusus pada jerawat bisa dilakukan dengan cara bedah jerwat. Bedah jerawat ini dapat dilakukan menghilangkan komedo, terutama : close komedo atau Giant komedo ( ini Cuma istilah saya aja sihhh)

“Ingat, jangan memecahkan atau memencet jerawat sendiri, karena dapat menyebabkan jerawat semakin merah, membengkak, meradang jerawat semakin banyak dan dapat terjadi jaringan parut,” sarannya. Ditambahkan, selain bedah jerawat, Chemical Peeling juga dapat berfungsi untuk membantu membuka sumbatan pori-pori, memperbaiki kontus kulit yang tidak rata, dan mendorong pertumbuhan kulit baru untuk menghilangkan bopeng.
kita bisa menggunakan jenis BHA ( asl sal dengan konsentrasi 25-30%)
“Ada juga pengobatan khusus berupa suntik kortikosteroid. Suntik kortikosteroid digunakan hanya untuk jerawat yg besar. Efek samping atrofi kadang bisa terjadi pada saat suntikan terlalu dalam. Tapi kita punya cara untuk mengtasinya. Jika pun terjadi scar atrofi, biasa dlm jangka waktu tidak terlalu lama , maka kulit akan kembali naik, jika pun tidak naik akan lebih mudah bagi kita untuk mengatasinya, dibanding atrofi karena pasca inflamasi Acne nodule.
So… tugas kita untuk menyembuhkan acne hendaknya memutuskan rantai awal, seperti mengatasi produksi sebum yg berlebih.

APAKAH BOPENG /SCARS BEKAS JERAWAT BISA DI PERBAIKI 100 % ? ( dr.Frans.X Hery widjaja )

Pertanyaan ini hampir ditanyakan oleh sebagian besar Pasien2 di Klinik. Dengan sangat menyesal saya menjawab : Tidak bisa diperbaiki 100%. Jika ada perawatan dibelahan Dunia manapun yg bisa memperbaiki Scar 90 sampai 100 %, sudah pasti itu Gombal alias Bohong besar. Apalagi jika scar jerawat dlm bentuk bervariasi. Scars jerawat TIDAK BISA DI PERBAIKI DENGAN HANYA MELAKUKAN 1 MODULITAS ( 1 cara saja). Karena type Scars jerawat sendiri ada beberapa Type dan masing- masing Type punya cara sendiri untuk memperbaiki. Bopeng bekas jerawat ini biasa terjadi karena infeksi jerawat yg berulang disuatu tempat dan terjadi peradangan yg cukup parah ( biasa pada type acne conglobata dan acne vulgaris Noduler berat) dan penanganan yg terlambat dan salah. Pada saat Terjadi Jerawat yg cukup Parah ( terdapat banyak nodul, semacam bisul2 ukuran kecil) dengan nanah yg menginfeksi semua wajah kita tidak bisa terlalu memanipulasi terlalu banyak ( memencet jerawat yg meradang, mengosok, melakukan penguapan dll) , Kita hanya perlu meredakan infeksi dan mengendalikan minyak yg berlebih di wajah ( ini seperti kita memutuskan rantai penyebab terjadinya jerawat) jika pun dilakukan tindakan kita bisa menyuntikan pada jerawat yg meradang dgn anti radang atau anti biotic (jika memang perlu)
Sebelum Kita mengobati scars kita harus memastikan jika acne sudah tenang minimal 3-6 minggu, karena beberapa Tindakan spt Dermaroler , Chemical peeling, Punch bisa memicu munculnya acne.

Kita harus melakukan beberapa cara ( tidak cukup hanya dengan 1 cara saja). Beberapa cara seperti Sof laser, ILP, Mikrodermabrasi ternyata tidaklah terlalu efektif. Dan Jika Mau jujur Perbaikan scar yg parah dengan berbagai type hasil maksimal sekitar 30-50%. Itu pun sudah cukup baik. Jadi Jika Ada perawatan Yg Bisa memberikan hasil diatas 70% Anda patut mempertanyakannya.

NB: semua artikel di dasarkan pada pengalaman bukan hanya teori semata

Bagaimana mengatasi bekas jerawat ? ( oleh : Frans.X Hery widjaja MD )

HILANGNYA jerawat ternyata bukan suatu akhir dari masalah setiap orang. Karena setelah jerawat hilang, biasanya akan terlihat jelas bekas jerawat atau scars. Memang tidak setiap orang berhasil menghilangkan jerawat dengan hasil yang sempurna tapi ada juga jerawat meninggalkan bekas luka. Sehingga permukaan wajah terlihat menjadi sangat kasar dan rusak.

bekas luka pada wajah ada dua macam, yakni bekas luka yang lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan kulit normal (scar hipertrofik), dan bekas luka yang lebih rendah (scars hipotrofik/atrofi ).

Scars hipotrofik atau yang lebih umum dikenal sebagai bopeng, jelasnya, dibagi lagi menjadi tipe ice pick alias bekas luka yang tajam seperti paku pemecah es, tipe box scar atau bekas luka seperti kotak,/box scars dan belas luka tipe rolling atau biasa disebut bekas luka yang melandai.

“Tiap tipe bekas luka ini mempunyai cara pengobatan yang berbeda-beda,”

Jadi jangan pernah berfikir semua scar bisa diatasi dengan satu cara.

Untuk bekas cacar biasanya adalah tipe box scar, terdapat beberapa alternatif pengobatan. Mulai dari krim, LASER, dermaroller, punch,Dermablader, PRP ( tehnik terbaru neh…) , Subsici, punch elevasi/eksisi ( untuk yg bentuk rolling dng diameter < 0,5 mm)

ataupun bedah kimia. Semua modalitas ini, terangnya, pada intinya mendorong pertumbuhan kolagen kulit sehingga sehingga diharapkan ketinggian bekas lukanya bisa kurang lebih sama dengan permukaan sekitarnya.

“Pengobatan bekas luka ini memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga pasien perlu bersabar ( ingat ya…Gak bisa cepat). Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, kombinasi pengobatan dengan menggunakan krim, dermaroller, PRP dan bedah kimia sudah dapat memberikan hasil dalam jangka waktu 8-12 minggu , dan pasien biasanya sudah cukup puas pada bulan ke-6, ( kebayang kan lamanya…)

Selain scars, masalah wajah yang cukup sering mengganggu penampilan seorang wanita adalah flek, tidak semua flek pada pada wajah dapat dihilangkan. Untuk memastikan apakah flek tersebut dapat hilang atau tidak, perlu dilakukan pemeriksaan untuk melihat kedalaman. Saya pernah melihat alat yg lumayan canggih untuk melihat kedalan Flex. Buatan USA harganya sekitar 2500-3500 USD). Tapi kalo memang gak ada bisa juga secara klinis atau alat wood lamp warna biru

“Bila fleknya dalam, tidak ada pengobatan apapun bahkan laser sekalipun yang dapat memberikan hasil maksimal pada tipe kulit orang Asia. Flek yang tidak diobati dengan tepat, bukannya bertambah baik malah akan bertambah buruk,”. Jadi jangan pernah sekalipun menembak flex dalam dengan laser dgn kekuatan penuh dan tanpa kemampuan dan pengalaman yg cukup. Karena menurut saya angka keberhasilannya di bawah 40% dan resiko HPI jauh lebih tinggi.

Adapun tindakan paling mudah yang bisa dilakukan untuk mengurangi flek, adalah dengan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Yaitu dengan perlindungan fisik seperti payung dan topi, dan juga penggunaan tabir surya dengan SPF yang cukup.
dan memberikan cream2 pencerah dengan kekuatan bertahap.
“Tabir surya dengan SPF 30 cukup ideal untuk daerah tropis dan tipe kulit orang Asia, karena memberikan perlindungan yang cukup dan juga tidak terlalu lengket,” sambungnya.

Hal yang sering tidak diketahui oleh pengguna tabir surya, urainya, adalah bahwa pemakaian tabir surya ini harus diulangi setiap 2 jam, karena tabir surya yang digunakan mengalami kerusakan dalam melaksanakan tugasnya melindungi kulit dari sinar matahari.

“Setiap orang adalah unik, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara spesifik mengenai permasalahannya, baik dari jenis flek yang dialami, penyebab flek, karakteristik kulit, pekerjaan, dan banyak hal lainnya.

Tips menghindari penuaan dini pada kulit...

Perlindungan Terhadap Matahari - Matahari memiliki peran utama dalam merusak kulit. Anda perlu melindungi kulit dari matahari guna mencegah penuaan pada kulit. Matahari sangat berpengaruh dalam membuat kulit berkerut, kering, dan membuat warna kulit berubah; Penjarangan kulit, tekstur kulit, penipisan kulit serta penyakit kulit yang berhubungan dengan paparan sinar matahari dapat membuat kulit Anda nampak jauh lebih tua. Jadi, mulailah melindungi kulit dengan krem pelindung matahari.

Hindari Merokok - Tips ini terutama bagi kaum pria, karena populasi dari perokok terbesar di dunia adalah pria. Merokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga dapat membuat kulit kusam dan berkerut. Menurut beberapa penelitian terdapat dugaan kuat kalau nikotin yang terkandung dalam rokok memiliki pengaruh yang sama layaknya elastin pada matahari.

Berolahraga - Sejalan dengan bertambahnya usia, sangatlah mustahil menyembunyikan tanda-tanda penuaan di balik kulit. Leher, pipi dan sudut mata merupakan bagian yang paling mudah terlihat saat usia bertambah tua. Demi memperbaiki penampilan kulit, kita mesti menyeimbangkan antara diet dan latihan secara teratur. Selain Anda juga harus rajin minum air putih, paling sedikit delapan hingga sepuluh gelas setiap hari.

Senyum Memiliki Manfaat Ajaib - Wajah kita cenderung menyesuaikan pada posisi dari ekspresi yang kita bawa sepanjang waktu. Jika Anda lebih sering cemberut atau marah-marah, kulit Anda-pun akan lebih cenderung cepat berkerut, terutama di area mata, garis dan sudut bibir atau garis-garis lain yang mengikuti ekspresi saat cemberut. Sebuah senyum dapat membuat keajaiban bagi kulit Anda dan membuat awet muda pula. Jadi untuk mengindari jadi cepat tua, yang perlu Anda lakukan hanya lebih banyak tersenyum.

Perawatan Kulit - Merawat kulit merupakan hal yang sangat penting. Anda harus segera mencuci wajah setiap kali sehabis keluar di bawah terik matahari. Menggosok kulit dengan peeling secara teratur, setidaknya seminggu 2 kali, akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang menempel, sehingga kulit dapat lebih leluasa bernafas dan lebih cerah.

Posisi Tidur - Tidur dengan posisi telungkup dapat menyebabkan kerut. Selain itu hindari tidur dengan posisi tetap sepanjang malam, hal ini dapat menyebabkan kulit Anda kusut. Dan Anda perlu tidur setidaknya 8 jam setiap hari.

Kandungan berbahaya dalam produk kecantikan..

TEA
Bukan teh dalam bahasa Inggris. TEA adalah singkatan dari triethanolamine. Biasanya kandungan ini digunakan untuk menstabilkan tingkat pH pada tubuh. TEA terdapat pada lotion, cleanser, shampoo dan moisturizer. Sebuah studi menunjukkan bahwa TEA ini memicu beberapa reaksi alergi. Selain itu, berdasarkan penelitian di lab terhadap tikus betina, TEA dapat meningkatkan pertumbuhan tumor pada hati.

DEA
Diethanolamine atau yang lebih dikenal DEA, juga terkandung dalam berbagai produk kecantikan seperti TEA. Studi menyebutkan bahwa kandungan DEA memacu terjadinya kanker pada manusia.

MEA
Bahan kimia lainnya yang harus dihindari adalah monoethanolamine. Bahan ini juga memacu terjadinya kanker pada manusia.

Sebelum Anda membeli produk-produk kecantikan, pastikan Anda tidak menemukan kandungan ini dalam label kandungan produk kecantikan yang akan dibeli.

Maka jadilah konsumen yang kritis, tanyakan selalu tentang kandungan dan efek samping dari semua produk kecantikan yang anda beli

FACE LIFTING menggunakan RADIO FREQUENCY

Saat ini juga berkembang cara perawatan dengan menggunakan radiofrekuensi. Perawatan ini berguna untuk mengangkat kulit wajah yang sudah kendur, sehingga menjadi kencang kembali. Dengan cara ini kolagen menjadi lebih padat, sehingga bisa mengurangi kekenduran kulit. Perawatan menggunakan Radiofrekuensi dilakukan dengan gelombang yang kadar panasnya bisa disesuaikan.

Cara di atas aman asalkan disesuaikan dengan kondisi kulit, sehingga untuk melakukan tindakan di atas sebaiknya dilakukan konseling dulu, mengenai riwayat penyakit yang pernah diaalami sehingga dapat dipilih tindakan mana yang tepat untuk dilakukan sesuai dengan kondisi kulit dan permasalahannya. Kontra indikasi tindakan perawatan seperti diatas antara lain riwayat radiasi, operasi kosmetik, riwayat herpes zoster, riwayat keloid dan skar hipertrofi, hamil, penggunaan isotretinoin.

Perbedaan dengan facial tradisional yang sering dilakukan adalah pada facial tradisional pembersihan hanya sampai pada lapisan kulit yang paling atas sehingga tidak ada efek terapetik untuk membantu menghilangkan gangguan pada kulit.

Pada beberapa tindakan perawatan di atas selain dapat merangsang kolagen yang akan menyebabkan kulit menjadi muda dan cerah juga dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kosmetik pada kulit seperti noda-noda, dan skar yang ringan maupun jerawat. Tindakan di atas sebaiknya dilakukan dibawah pengawasan dokter, sehingga bila terjadi efek samping yang terjadi dapat segera diatasi

Sesuai namanya tindakan perawatan di atas berguna untuk rejuvenation atau peremajaan kulit maka tindakan tersebut tepat untuk perawatan anti aging atau anti penuaan yang sedang digencarkan saat ini.

Kamis, 23 September 2010

Nantikan website terbaru www.wijayaskincare.com tampilan baru

dapatkan semua info kecantikan serta konsultasi gratis via online, kami akan menjawab pertanyaan seputar masalah kulit anda di www.wijayaskincare.com/tampilanbaru anda juga bisa pesan produk kami langsung disini..see ya

APA PERBEDAAN ANTARA PERAWATAN DENGAN PRODUK KOSMETIK (DIJUAL BEBAS) DAN RACIKAN DOKTER ???

Produk kosmetik di peruntukan untuk jumlah massal/banyak orang , hanya bisa untuk mengatasi kasus-kasus ringan, hal ini berkaitan dengan konsentasi bahan baku yang ringan dan sangat terbatas jenisnya. Coba apa yang akan terjadi jika produk kosmetik menggunakan bahan yang cukup kuat dan tentu akan terjadi reaksi iritasi kulit yang berlebihan. Produk kosmetik hanya cocok untuk perawatan rutin saja, dan mungkin lebih aman untuk jangka waktu panjang (berbeda dengan produk dokter).

Iklan kosmetik yang begitu bom bastis, membuat masyarakat begitu percaya dan berbondong-bondong ingin mencobanya. Coba anda bayangkan bagaimana mungkin salah satu produk kosmetik (dengan nama yang sangat popular) dengan hanya mengandalkan AS LACTIC 2-4% DAN vit B3 (niacinamid) di klaim bisa membuat wajah putih dalam waktu 1-2 minggu.

Produk racikan dokter (dibawah pengawasan dokter) memiliki konsentrasi yang sangat bervariasi (dari yang paling ringan sampai kuat), sehingga hasilnya akan jauh lebih cepat. Cuma selalu ada efek yang di timbulkan jika kita menggunakan konsentrasi yang cukup kuat.

Jadi Perawatan kulit harus benar-benar di bawah pengalaman dokter yang memiliki jam terbang dan pengalaman yang cukup.

APA FUNGSI THERAPI PLASMA DARAH INI DALAM BIDANG AESTHETIC ?

  1. Sebagai Anti Aging : Mengatasi kerut-kulit mengelambir-kantong mata yg kendur.
  2. Mengatasi scar acne : merangsang pembentukan jaringan kollagen baru yg sudah rusak (remodeling sel).
  3. mengatasi pori2 yg membesar karena kerusakan kollagen dilapisan bawah kulit.
  4. Mengatasi kebotakan & Rambut yg tipis : merangsang sel2 akar rambut untuk tumbuh,sehingga rambut lebih tebal dan lebat.
  5. Memperbaiki Kerusakan kulit : borok akibat kencing manis yg menahun, Luka bakar baru. Efek sangat cepat hanya dlm 1-2 kali penyuntikan Luka akan segera terganti oleh sel baru.
  6. Mengatasi bopeng yg baru terjadi karena : cacar, bekas jerawat dll.
  7. Mengisi garis senyum, pipi yg kempot dll.

Wijaya Skincare Platinum: APA YG HARUS SAYA PERHATIKAN JIKA INGIN MELAKUKAN PERAWATAN KULIT ?

Wijaya Skincare Platinum: APA YG HARUS SAYA PERHATIKAN JIKA INGIN MELAKUKAN PERAWATAN KULIT ?